RSS
tugas BK cara mulai jahit ( feston) menyambung benang dan mengakhiri jahitan 

trik 1, memulai jahit feston.
a. Siapkan potongan kain flanel yang akan di jahit

b. Mulai dengan tusukan pada lembar atas flanel...


c.  Lakukan seperti foto... tusukan kedua pada lembar flanel bawah dengan arah tusukan, dari bawah ke atas


d. Tariiikk... posisi benang panjang ada di sebelah kanan.... (kiri di foto). Tusukan awal ini untuk menyembunyikan simpul benang....

 e. Selanjutnya lebih gampang... Tinggal tusuk tembus ke bawah...


f. Taruh benang di bawah jarum...tarik lagi... begitu seterusnya. Jahitan dari kiri ke kanan atau melawan arah jarum jam...



 Mudah bukan...? Happy sewing...

Trik 2, menyambung benang di tengah-tengah jahitan karena putus atau kurang panjang.

a.  Benang kurang panjang untu meneruskan jahitan? Gampang, sambung aja... ^^v

 b. Siapkan benang panjang untuk sambungan. Simpul kedua benang (benang pendek dan benang sambungan). Simpulnya simpul yang biasa kita pergunakan dalam kehidupan sehari-hari...

 c. Usahakan simpul mepet di kain flanel....jangan sampai ada jarak dengan kain flanel.


 d. Buat simpul sekali lagi agar kuat...

 e. Ingat ya...simpul harus mepet dengan kain flanel... Hasilnya seperti ini...


f. Satukan kedua benang pendek tersebut....


Potong secukupnya (jangan terlalu pendek)....



g. Masukkan ujung-ujung benang pendek tadi di antara kain flanel... 

h. Mulai lagi jahitan seperti biasa...



i. Hasilnya seperti ini....

 Bisa kan??.... Pasti bisa ^^d

Trik 3, mengakhiri jahitan feston

a. Tusuk terakhir jahitan.....


b. Tusukkan pada jahitan pertama (jahitan di depan tusukan terakhir)...tusuk feston, seperti biasa...


c. Jadinya tusukannya numpuk....


d. Lakukan tusukan seperti foto, ambil sedikit ujung kain flanel...



e. Tarik benang dari tusukan tadi...tapi jangan ditarik hingga habis.

 f. Masukkan jarum ke lubang yang tersisa... lakukan dua kali... (maaf, di bagian ini saya susah menjelaskan. Semoga teman-teman bisa memahami lewat fotonya)


g. Jadinya seperti ini... tarik benang hingga habis, mepet di kain flanel...




h. Tusukkan jarum sekali lagi di tempat simpul terakhir....

 i. Keluarkan jarum di tempat lain, tarik perlahan hingga simpul terakhir masuk ke dalam flanel/tidak terlihat dari luar.


j. Potong sisa benang.



j. Hasilnya seperti ini... Tidak terlalu kelihatan bukan?


Selesaaiii..... \\^^//

sumber : http://www.nupinupi.com/2011/04/cara-memulai-jahit-feston-menyambung.html
kata- kata motivasi 

Belajarlah melihat sisi baik dari setiap orang, Karen semua orang memiliki peran yang berarti bagi orang lain.

suber:
http://kumpulankatamotivasiku.blogspot.com/2014/02/kata-motivasi-mario-teguh.html
tugas drama bahasa indonesia semester 2 




Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.

Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi.

Dengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.

Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwasalah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.

“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”

Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Mataharisudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.” “Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu.

“Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu.
“Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.

“Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.
“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.

“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.

Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.

Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.

Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.


sumber dari :
http://www.lokerseni.web.id/2012/01/cerita-rakyat-bawang-merah-dan-bawang.html

HARAPANKU

harapan hidup dan tujuan hidup ku

assalamu'alaikum WR.WB.

aku ingin sekali membahagiakan hati orang tua ku, kalau melihat senyuman di wajah orang tua ku hati ku merasa damai da tentram ...aku berusaha membahagiakan orang tua ku dengan tujuan-tujuan hidupku yang mungkin insyaallah dapat membuat orang tua ku bahagia .


HARAPAN KU PADA MASA DEPAN 
  •  disaat masa remaja ku aku akan belar dengan giat, dan berusaha melakukan yang terbaik ,,,
  • disaat aku lulus sekolah SMA aku berharap aku bisa masuk universitas negri dengan jurusan HUKUM .
  • aku berharap aku dapat lulus dengan nilai yang memuaskan, dan aku segera mendapatkan pekerjaan ,,,
  • cita-cita ku aku ingin menjunjung tinggi kebenaran, oleh karena itu aku memilih jurusan hukum.
  • aku berharap aku bisa menjadi orang yang berguna bagi semua orang dan aku bisa menjadi orang yang sukses.
  •  aku mempunyai prinsip minimal aku menikah pada usia 23 
  • aku berharap setelah aku menikah aku bisa menjadi seorang istri yang soleha .. aminn.... 
  •  aku punya cita-cita untuk menaikkan orang tua ku HAJI ... 

ya mungkin hanya bisa ini yang saya sampaikan, lain kali aku akan ngeshare lagi tentang hidupku ... aku berharap bisa berguna bagi orang yang membaca ... wassalamu'alaikum WR.WB .

MAKNA HIDUP

Hidup tak selalu seperti yang kamu mau. Hal baik dan buruk terjadi selalu, namun semua itu telah diatur Tuhan, dengan akhir yang indah.

SUMBER http://www.lokerseni.web.id/2012/12/katakata-mutiara.html

RAB NE BANA DI JODI

FILM RAB NE BANA DI JODI
ini menceritakan Shahrukh Khan berperan sebagai Surinder "Suri" Sahni,
seorang pegawai kantor PLN

yang sederhana dan pemalu.

Suatu ketika dia menghadiri
acara pernikahan anak dosennya sewaktu kuliahnya,

Tania (Anushka Sharma).

Namun, sewaktu acara persiapan pernikahannya,
dikabarkan bahwa calon pengantin pihak prianya mengalami kecelakaan mobil dan dikabarkan telah meninggal.
Melihat keadaan itu,
suasana jadi berubah. Ayah
Tania mengalami penyakit jantung, dan dokter memvonisnya bahwa nyawanya sudah tidak bisa diusahakan lagi untuk hidup.

Ayah Tanie sadar akan waktu yang hampir menjemputnya itu,
oleh karena itu dia akan merasa tenang apabila kepergiannya
tidak meninggalkan anak satu-satunya Tanie sendirian.
Maka, dirumah sakit dia meminta kepada (Suri) dan (Tani)
agar mau menjadi suami istri..

Melihat permintaannya itu, keduanya tidak bisa menolak.
Tak lama dari situ,
ayah Tanie pun meninggal...

Sebenarnya (Suri) sudah
mengalami jatuh cinta sewaktu pandangan pertama.
Goresan takdir Tuhan telah membuatnya hidup bersama Tani.

Namun, sosok (Tani) yang baru
di tinggal Ayah dan Calon Suaminya dulu mengalami shock berat
dan merasa cintanya tidak ada lagi untuk siapapun.

Untuk meyakinkan cintanya
kepada Tania "Taani Partner" ..
Gupta (Anushka Sharma),
Shuni sahabatnya
mengubah (Suri) menjadi
pria yang riang gembira
bernama "Raj".


akankah Tani mencintai Suri?



Ataukah sosok Suri sebagai Raj?



Bagaimana jadinya bila dalam rumah
tangga tidak ada perasaan cinta?
Surinder dan Tanee adalah
sepasang suami istri yang tidak merasakan cinta
hingga perkawinannya,

apalagi Tanee..
Dia tidak pernah mencintai suaminya sedikitpun,
dan tidak pernah memberikan perasaannya
kepada orang lain.

Tapi dia ingin
mencoba mencintai suaminya.
Lain halnya dengan Suri,
lelakiberkarakter 'tua' ini
malah saking lugunya,
menerima sikap Tani
seperti itu kepadanya.

Suatu hari, pertunjukkan yang
bertajuk DANCING JODI
yang akan diadakan.

Tani sangat menginginkan ikut pertunjukkan itu,
tapi karena suaminya tidak bisa
menari,
Akhirnya ia pun mengikuti
acara itu sendiri,
namun atas ijin dari suaminya.

Suri kelagapan,
dia akhirnya memutuskan untuk mengikuti DANCING JODI,
tapi bukan dengan
karkternya dia sebagai lelaki 'culun'.

Atas bantuan kawannya,
Gupta (Anushka Sharma)
langsung berubah menjadi seorang
pemuda 'masa kini'.
Surinder yang merubah
karakternya dan namanya
menjadi Raj.

Akhirnya mencoba membuat
cerita cintanya sendiri.
Bagaimana kita merubah karkter
sendiri dan menjadi orang lain,


bagaimana kita menemukan cinta dan mendapatkannya?
Film ini jawabannya,

Aditya Chopra,
si Sutradara berhasil
mengemas cerita
sederhana ini menjadi sebuah
kisah cinta komedi romantis.

Anushka Sharma sebagai
pendatang baru juga sangat
baik memerankan perannya
sebagai seorang istri muda.

Sedangkan Shah Rukh Khan,
aktingnya sudah tidak bisa diragukan lagi dalam film ini.
Kajol Devgan, Rani Mukherjee,
Preity Zinta, Bipasha Basu,
dan Lara Dutta
juga ikut memeriahkan film ini.

Analisis Film:
Dari segi ceritanya dapat dikatakan sederhana,
namun dalam penyampaian serta dialog-dialog penuh dengan bahasa sastra yang mempunyai nilai tersendiri.
Bila dicermati alur ceritanya,

dan banyak mengandung makna tentang kehidupan.
Jadi tidak membosankan.
Film ini patut untuk kita tonton, didalamnya terdapat makna filosofis tentang apa itu cinta.
Sehingga mungkin terkadang penonton akan dibuatnya terhanyut.

karena selain mengisahkan
cerita cinta,
juga diiringi dengan canda'an, kesedihan dan kegembiraan.
Selain itu,
ada beberapa tayangan yang menampilkan tarian- tarian india yang mungkin buat sebagian
orang tidak menyukainya.

Baik buruknya film adalah
terdapat pada apa yang
akan disampaikan film tersebut.

Dan menurut saya,
pesan dari film ini lumayan
bagus dan mengharukan..